MENDOAKAN SI SAKIT
Orang yang menjenguk orang sakit hendaknya tidak berkata-kata kecuali sesuatu yang baik. Sebab para malaikat akan mengamini apa yang akan diucapkannya.
Dari Ummu Salamah, doa mengatakan bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda:
'Apabila kamu mendatangi orang sakit atau mayit, maka ucapkanlah kata-kata yang baik. Karena sesungguhnya malaikat mengamini apa yang kamu ucapkan.' Kemudian, kata Ummu Salamah, ketika Abu Salamah meninggal dunia, aku pun mendatangi Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam seraya mengatakan, 'Ya Rasulullah, Abu Salamah sudah meninggal dunia.' Beliau lantas bersabda, 'Ucapkanlah: Ya Allah, ampunilah aku dan dia, dan berilah aku pengganti yang baik.' Ummu Salamah berkata, 'Lalu aku mengatakannya. Kemudian Allah memberiku pengganti yang lebih baik bagiku daripada dia (Abu Salamah), yakni Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam.'
(HR. Muslim no.919)
Orang yang menjenguk orang sakit dianjurkan berdoa agar si sakit diberikan rahmat, ampunan, kebersihan dari dosa, keselamatan, dan kebebasan dari penyakit. Diantara doa yang pernah dibaca oleh Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam:
1. Mengucapkan: "Laa ba'sa thohuurun in syaa'allooh. "
'tidak mengapa, semoga dapat membersihkan kamu (dari dosa) insya Allah.'
(riwayat Bukhari dalam al fath: 10/118)
Kata 'tidak mengapa' maksudnya ialah bahwa sakit itu dapat menghapus kesalahan. Jika mendapat kesembuhan setelah sakit, maka berarti mendapatkan dua keuntungan sekaligus. Dan jika tidak, maka akan mendapatkan keuntungan berpa penghapusan dosa.
2. Membaca doa: " As alukalloohal- 'azhiima, robbal 'arsyil-'azhiimi, ayyasyfiyaka. " (7x)
"Aku memohon kepada Allah yang Maha Agung, Rabb 'Arsy yang agung agar menyembuhkanmu. "
'Tidak ada seorang muslim yang menjenguk seorang yang sedang sakit yang belum sampai kepada ajalnya, lalu dia membacakan doa As alukalloohal- 'azhiima, robbal 'arsyil-'azhiimi, ayyasyfiyaka tujuh kali, kecuali dia akan sembuh.'
(Shahih At Tirmidzi: 2/210)
Dari Ummu Salamah, doa mengatakan bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda:
'Apabila kamu mendatangi orang sakit atau mayit, maka ucapkanlah kata-kata yang baik. Karena sesungguhnya malaikat mengamini apa yang kamu ucapkan.' Kemudian, kata Ummu Salamah, ketika Abu Salamah meninggal dunia, aku pun mendatangi Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam seraya mengatakan, 'Ya Rasulullah, Abu Salamah sudah meninggal dunia.' Beliau lantas bersabda, 'Ucapkanlah: Ya Allah, ampunilah aku dan dia, dan berilah aku pengganti yang baik.' Ummu Salamah berkata, 'Lalu aku mengatakannya. Kemudian Allah memberiku pengganti yang lebih baik bagiku daripada dia (Abu Salamah), yakni Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam.'
(HR. Muslim no.919)
Orang yang menjenguk orang sakit dianjurkan berdoa agar si sakit diberikan rahmat, ampunan, kebersihan dari dosa, keselamatan, dan kebebasan dari penyakit. Diantara doa yang pernah dibaca oleh Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam:
1. Mengucapkan: "Laa ba'sa thohuurun in syaa'allooh. "
'tidak mengapa, semoga dapat membersihkan kamu (dari dosa) insya Allah.'
(riwayat Bukhari dalam al fath: 10/118)
Kata 'tidak mengapa' maksudnya ialah bahwa sakit itu dapat menghapus kesalahan. Jika mendapat kesembuhan setelah sakit, maka berarti mendapatkan dua keuntungan sekaligus. Dan jika tidak, maka akan mendapatkan keuntungan berpa penghapusan dosa.
2. Membaca doa: " As alukalloohal- 'azhiima, robbal 'arsyil-'azhiimi, ayyasyfiyaka. " (7x)
"Aku memohon kepada Allah yang Maha Agung, Rabb 'Arsy yang agung agar menyembuhkanmu. "
'Tidak ada seorang muslim yang menjenguk seorang yang sedang sakit yang belum sampai kepada ajalnya, lalu dia membacakan doa As alukalloohal- 'azhiima, robbal 'arsyil-'azhiimi, ayyasyfiyaka tujuh kali, kecuali dia akan sembuh.'
(Shahih At Tirmidzi: 2/210)
Komentar
Posting Komentar