Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2015

Belajar Perubahan dari Paul S Otellini

Gambar
Oleh: Erwin Apakah Anda kenal dengan nama di atas? Paul S Otellini? Coba ditebak dulu, apakah dia seorang Presiden? Seorang jendral di Amerika? Atau seorang artis? Atau pencipta Otello, sejenis permainan seperti Domino dengan bulatan hitam putih? Hehehe … Jawabannya semuanya salah. Dia adalah CEO dari Intel Corporation, Perusahaan IT yang awalnya memproduksi Memory Chips dan berubah menjadi Microprocessor yang telah menghebohkan dunia IT di Era Tahun 90an. Nah Anda tentu tahu kalau dulu kita beli komputer maka selalu ada tempelan “Intel Inside“ di Casing CPU nya. Yah itu menandakan bahwa processor komputer tersebut menggunakan Intel. Bentar … bentar. Jangan komplain dulu. Benar, saya bukanlah orang IT, bukan juga ahli di bidang teknologi yang beginian. Namun saya sangat terinspirasi dengan membaca sejarah perubahan yang dilakukan oleh Paul Otellini. Dan tentu saja juga sangat menghormati kejiwa besaran Andy S Groove, Mantan CEO Intel yang sangat spiritual, kharismatik, da...

Sebuah Jawaban diujung Jurang

Gambar
“Setiap orang berhak bahagia”. Itu kata-kata yang sering aku dengar dari mulut orang-orang. Dan aku fikir itu adalah perkataan yang benar. Karena aku pernah merasakan kebahagiaan itu. Dulu, aku adalah orang yang bahagia. Aku punya keluarga yang peduli samaku, punya banyak teman yang sayang samaku, dan aku juga punya pacar yang cinta samaku. Dan menurut aku, kelengkapan inilah yang dinamakan sebuah kebahagiaan. Tapi, sebuah kejadian mengingatkanku dengan lagu Peterpan – Tak Ada Yang Abadi. Karena memang tidak ada yang abadi didunia ini. Termasuk kebahagiaan. Selalu ada cara tersendiri dari Tuhan untuk mencabut nikmat kebahagiaan itu. Dan aku, juga merasakannya. Sebuah keputusan yang aku lakukan tanpa berfikir panjang, membuatku kehilangan semuanya. Aku adalah seorang laki-laki yang bekerja sebagai seorang Karyawan disebuah Perusahaan Swasta. Sifatku yang suka bergaul dengan teman-temanku, membuat aku jadi sering mentraktir mereka dalam setiap pertemuan. Mulai dar ... baca...

Wiro Sableng #84 : Wasiat Dewa

Gambar
WIRO SABLENG Pendekar Kapak Maut Naga Geni 212 Karya: Bastian Tito Episode : WASIAT IBLIS SATU LIDAH Tiga Bayangan Setan terjulur sedang kawannya si Elang Setan terbatuk-batuk dengan mata basah memerah. "Apa yang harus kita lakukan sekarang?!" tanya Elang Setan. "Aku bersumpah akan membunuh Pangeran keparat itu!" jawab Tiga Bayangan Setan. "Jangan tolol! Tingkat kepandaiannya di atas kita! Apalagi kini dia memiliki Kitab Wasiat Iblis itu...." "Kita harus pergunakan akal! Cari kesempatan waktu dia lengah!" "Kalau begitu kita terpaksa mengikuti kemana dia pergi!" kata Elang Setan pula. "Aku benar-benar tidak suka ini! Pangeran jahanam! Mayatmu kelak akan kukupas! Kulitmu kujembreng kujadikan mantel!" kertak Tiga Bayangan Setan. "Aku yakin bisa membunuhnya. Ilmu Tiga Bayangan Setanku pasti bisa menaklukannya....Ayo kita ikuti dia!" Kedua orang itu segera mengejar Pangeran Matahari. Tahu orang mengikuti sang ...